Anthropic, sebuah perusahaan rintisan (startup) AI, telah meluncurkan seri model AI Claude 3, termasuk Opus, Sonnet, dan Haiku yang akan datang. Opus diklaim mampu mengungguli model-model AI terkemuka dari OpenAI dan Google, dan menjadi tolok ukur baru untuk AI percakapan. Sonnet menawarkan solusi hemat biaya untuk analisis data rutin, sementara Haiku dirancang untuk aplikasi seperti chatbot yang berhadapan langsung dengan konsumen. Model-model ini juga mendukung input gambar, sehingga memungkinkan pengenalan teks dalam gambar. Anthropics bertujuan untuk mengatasi bias dalam AI melalui pendekatan AI Konstitusional, menyelaraskan model dengan nilai-nilai yang disepakati secara luas. Namun, perusahaan mengakui bahwa mencapai AI yang benar-benar bebas dari bias adalah hal yang menantang. Pengumuman ini muncul setelah kontroversi seputar chatbot Google, Gemini, yang menyoroti kesulitan dalam menghindari bias sosial dalam model AI. Anthropics bertujuan untuk mengarahkan pengembangan AI menuju hasil yang positif bagi masyarakat.
