Arab Saudi berinvestasi besar-besaran dalam kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) untuk menjadi negara adidaya global di bidang ini. Kerajaan ini mengalokasikan dana yang signifikan untuk menyelenggarakan acara-acara penting, meningkatkan kemampuan komputasi, dan melakukan penelitian A.I. Langkah strategis ini menempatkan Arab Saudi di tengah-tengah persaingan teknologi yang semakin meningkat antara Amerika Serikat dan Cina. Konferensi teknologi Leap di Riyadh menarik lebih dari 200.000 peserta, yang menunjukkan komitmen negara tersebut terhadap pengembangan A.I. Dengan memprioritaskan A.I., Arab Saudi bertujuan untuk mendiversifikasi ekonominya di luar minyak dan memantapkan dirinya sebagai pemimpin dalam teknologi mutakhir. Upaya ambisius ini menggarisbawahi tekad kerajaan untuk mendapatkan peran penting dalam lanskap A.I. global. Dengan investasi besar dan fokusnya pada inovasi A.I., Arab Saudi memposisikan dirinya sebagai pemain kunci dalam perlombaan untuk supremasi teknologi.
