3,5 Hari Kerja dalam Seminggu? CEO JPMorgan Jamie Dimon Memprediksi AI Dapat Mewujudkannya

CEO JPMorgan Chase, Jamie Dimon, memprediksi bahwa kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) akan memungkinkan generasi pekerja berikutnya untuk bekerja selama 3,5 hari dalam seminggu. Dalam sebuah wawancara dengan Bloomberg Television, Dimon menyoroti nilai yang telah diberikan oleh AI kepada perusahaan, dengan ribuan karyawan yang telah menggunakan teknologi tersebut. Meskipun mengakui bahwa AI akan menghilangkan beberapa pekerjaan, Dimon menekankan bahwa teknologi secara historis telah menggantikan pekerjaan sepanjang sejarah. JPMorgan Chase bertujuan untuk menugaskan kembali individu yang kehilangan pekerjaan mereka ke AI. Surat pemegang saham Dimon pada bulan April menekankan peran penting AI dalam kesuksesan perusahaan di masa depan, dengan mendedikasikan seluruh bagian untuk teknologi tersebut. Surat tersebut juga menyebutkan bahwa JPMorgan Chase telah mengidentifikasi lebih dari 300 kasus penggunaan AI. Prediksi ini menambah ekspektasi yang terus meningkat akan dampak AI terhadap dunia korporat.

Artikel lengkap

Tinggalkan Balasan