OpenAI, laboratorium penelitian kecerdasan buatan, telah menutup penjualan saham senilai $300 juta dengan valuasi $27 miliar hingga $29 miliar. Dana tersebut akan digunakan untuk memperluas tim dan berinvestasi dalam teknologi baru. Perusahaan ini didirikan pada tahun 2015 oleh sekelompok tokoh teknologi, termasuk CEO Tesla Elon Musk, dan sejak saat itu didukung oleh investor termasuk Microsoft dan salah satu pendiri LinkedIn, Reid Hoffman. OpenAI telah mengembangkan berbagai alat AI, termasuk model bahasa GPT-3, yang dapat menghasilkan teks yang mirip dengan manusia. Perusahaan ini juga telah terlibat dalam pengembangan AI untuk robotika dan aplikasi lainnya. Putaran pendanaan terbaru ini terjadi setelah OpenAI mendapatkan pendanaan sebesar $1 miliar dari Microsoft pada tahun 2020.
