Peneliti MIT mendemonstrasikan kemampuan untuk memerintahkan anjing robot Boston Robotics untuk mengambilkan sesuatu sambil mengenakan kacamata pintar pembaca pikiran AttentivU

Illustrate a scene in a friendly and light style featuring two MIT researchers in a laboratory environment. Focus on a Caucasian male researcher wearing a pair of futuristic-looking smart glasses and a Black female researcher monitoring the operation from a computer. They are working together to operate a sleek, sci-fi-inspired robotic dog. This dog is shown fetching an object, showcasing a demonstration of its mind-controlled capabilities. Also include a modern looking smartphone displaying some sort of data or diagrams, symbolizing the AI and ML cloud computing that aids the process. The overall environment should reflect the excitement and innovation of emerging technologies.

Para peneliti MIT telah berhasil mendemonstrasikan kemampuan untuk mengendalikan anjing robot Boston Robotics menggunakan kacamata pintar yang dapat membaca pikiran yang disebut AttentivU. Para partisipan dalam penelitian ini mengenakan kacamata ini, yang memiliki elektroda built-in untuk mengukur aktivitas otak. Dengan memikirkan respons terhadap pertanyaan yang telah ditentukan, mereka dapat menginstruksikan anjing robot untuk mengambil barang dan bergerak. Tidak seperti robot yang dikendalikan oleh pikiran lainnya yang membutuhkan elektroda implan atau penutup otak, kacamata AttentivU lebih mudah dipakai, lebih murah, dan lebih estetis. Selama demonstrasi, data ditransmisikan ke aplikasi iPhone yang memanfaatkan komputasi awan AI/ML untuk menganalisis pikiran peserta. Aplikasi ini memahami perintah dengan benar sekitar 84% dari waktu. Perkembangan ini menunjukkan evolusi yang cepat dari antarmuka pembacaan pikiran dalam hal biaya dan akurasi. Dokumen tersebut menyarankan agar pembaca juga dapat menjelajahi pilihan anjing robot mereka sendiri di Amazon. Penulisnya, David Chien, memiliki latar belakang di bidang teknologi dan sangat tertarik dengan teknologi baru yang dapat menyelamatkan nyawa dan menciptakan pengalaman virtual dan augmented reality yang imersif.

Artikel lengkap

Tinggalkan Balasan