CEO Google DeepMind mendemonstrasikan Genie 2, model AI pertama di dunia yang dapat melatih robot

Illustrate a vibrant and exciting image in a whimsical cartoon-like style, akin to early 20th-century animation, with a 3:2 aspect ratio. Depict an enthusiastic figure who embodies the role of a visionary tech CEO, showcasing a fantastic digital device. This device, named 'Genie 2,' should look futuristic yet friendly, showing a small 3D environment inside it. The figure explains the device's functionality to a curious, professional-looking reporter. Also, include an AI assistant in digital form named 'Astra,' who is interpreting and discussing an artwork next to them. The overall ambiance should be one of innovative breakthrough and exciting potential.

CEO Google DeepMind, Demis Hassabis, memamerkan model AI Genie 2, sebuah kemajuan signifikan dalam teknologi pembangunan dunia yang berpotensi untuk melatih robot. Dalam sebuah segmen di 60 Minutes, koresponden Scott Pelley menguji Astra, asisten AI DeepMind, yang dapat mengenali objek dan menghasilkan narasi kreatif berdasarkan input visual. Demonstrasi ini menyoroti kemampuan Astra untuk menginterpretasikan karya seni dan membuat cerita, yang menggambarkan pemahaman AI tentang konteks emosional.

Kemajuan DeepMind dalam AI generatif lebih lanjut dicontohkan oleh model Veo 2, yang dapat menghasilkan video fotorealistik dari perintah teks, yang menampilkan kemajuan luar biasa dalam realisme visual. Genie 2 dapat mengubah gambar statis menjadi lingkungan 3D yang interaktif, sehingga pengguna atau agen AI dapat menjelajahi dan berinteraksi dengan dunia yang dihasilkan.

Hassabis menjelaskan aplikasi praktis dari teknologi ini, dengan menekankan potensinya dalam hiburan, game, dan pelatihan AI dan robot. Lingkungan simulasi dapat menyediakan data yang luas untuk melatih AI, mengurangi kebutuhan pengumpulan data dunia nyata yang mahal. Selain itu, Hassabis menyebutkan eksplorasi penggunaan data geografis Google untuk meningkatkan pemahaman sistem AI terhadap dunia nyata, yang berpotensi membuat gambar statis menjadi interaktif dan imersif.

Artikel lengkap

Tinggalkan Balasan