Tiongkok telah mengungkapkan rencananya untuk memproduksi robot humanoid secara massal yang diyakini akan memberikan dampak yang signifikan bagi dunia, mirip dengan smartphone. Kementerian Industri dan Teknologi Informasi (MIIT) menyatakan dalam sebuah dokumen cetak biru bahwa pada tahun 2025, robot-robot ini akan mencapai tingkat yang lebih tinggi dan dapat diproduksi secara massal. MIIT membandingkan potensi disrupsi yang disebabkan oleh robot-robot ini dengan komputer, ponsel pintar, dan kendaraan energi baru. Meskipun dokumen tersebut tidak memiliki rincian spesifik, perusahaan-perusahaan Cina seperti Fourier Intelligence secara aktif bekerja untuk mencapai tujuan ini. Fourier Intelligence berencana untuk mulai memproduksi robot humanoid GR-1 secara massal pada akhir tahun ini, dengan tujuan mengirimkan ribuan robot pada tahun 2024. Demikian pula, Agility Robotics di AS akan membuka pabrik robot untuk memproduksi ratusan robot berkaki dua yang mampu melakukan gerakan seperti manusia. Amazon juga sedang menguji robot Agility Robotics & #8217; Digit untuk otomatisasi gudang. Tesla sedang mengembangkan robot humanoidnya sendiri yang diberi nama Optimus atau Tesla Bot, namun masih dalam tahap awal pengembangan.
