Google telah menetapkan tujuan untuk mengembangkan AI yang paling canggih dan bertanggung jawab di dunia pada tahun 2024. Perusahaan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, pembelajaran, kreativitas, dan produktivitas, serta menciptakan platform dan perangkat komputasi pribadi yang bermanfaat. Mereka juga ingin memberdayakan bisnis dan pengembang untuk berinovasi di Google Cloud dan memberikan produk dan platform tepercaya. Namun, Google telah mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK), dengan ribuan karyawan diberhentikan sejak Januari. Kurangnya kemampuan AI dibandingkan dengan Microsoft dan OpenAI menjadi perhatian bagi Google, karena mereka tertinggal dalam teknologi dan penerapan AI. Meskipun Google mengintegrasikan AI ke dalam produk yang sudah ada, mereka belum menghasilkan produk AI mandiri yang sukses seperti ChatGPT. Bisnis cloud Microsoft berkembang lebih cepat daripada Google karena kolaborasi OpenAI, yang merupakan tantangan besar bagi Google. Selain itu, kualitas pencarian Google juga dipengaruhi oleh spam AI.
