Google diduga membayar beberapa staf AI untuk tidak melakukan apa pun selama setahun daripada bergabung dengan saingannya | TechCrunch

Create an illustration in a cheerful and bright style, ideally suited for a positive, light interpretation. The image should be in a 3:2 ratio. It should depict a scene from an artificial intelligence (AI) office setting. The computational researchers are sitting idly; expressions of boredom and slight confusion on their faces. Meanwhile, in the backdrop, the fast-paced world of AI updates continues, represented by charts and graphs updating rapidly on screens. On the side, a distressed AI researcher is seeking help on a digital platform, symbolizing reaching out for advice. This image is capturing the essence of the AI talent competition and the condition of idleness imposed on some researchers, affecting their connection with the rapidly evolving AI industry.

Divisi AI Google, DeepMind, dilaporkan membayar beberapa stafnya di Inggris untuk tetap menganggur hingga satu tahun daripada pindah ke perusahaan pesaing. Strategi ini melibatkan perjanjian non-kompetisi yang agresif yang mencegah karyawan ini bergabung dengan pesaing selama periode ini. Meskipun mereka menerima pembayaran, pengaturan ini dapat membuat para peneliti merasa terputus dari lanskap AI yang berkembang pesat. Seorang VP Microsoft mencatat bahwa karyawan DeepMind sering kali menghubungi mereka yang mengalami kesulitan, mencari nasihat tentang cara menavigasi klausul non-kompetisi mereka dan menemukan peluang kerja baru. Google tidak berkomentar secara terbuka tentang perjanjian ini secara spesifik, tetapi menyatakan bahwa mereka mempekerjakan mereka secara selektif. Praktik ini menyoroti persaingan ketat untuk mendapatkan talenta AI di antara perusahaan-perusahaan besar seperti Google dan OpenAI. Situasi ini menimbulkan kekhawatiran tentang dampaknya terhadap semangat kerja dan inovasi di dalam industri ini.

Artikel lengkap

Tinggalkan Balasan