Menurut prediksi Morgan Stanley, AI generatif akan meningkatkan pendapatan dan membantu jutaan pekerja untuk mengambil pekerjaan kedua dan ketiga.

Generative AI merevolusi cara orang bekerja dengan memungkinkan mereka melakukan banyak pekerjaan secara bersamaan. Menurut sebuah studi yang dilakukan oleh Morgan Stanley, perangkat AI diproyeksikan dapat meningkatkan pendapatan dari berbagai pekerjaan setidaknya sebesar $83 miliar pada tahun 2030. Survei yang dilakukan oleh bank investasi ini mengungkapkan bahwa pendapatan ganda di AS telah tumbuh sebesar 11% pada tahun lalu. Munculnya AI generatif telah menjadi pendorong utama tren ini, dengan aksesibilitas dan keterjangkauan alat AI yang memainkan peran penting. Para peneliti memperkirakan bahwa pada tahun 2030, pendapatan dari berbagai pekerjaan dapat mencapai $400 miliar, dengan AI generatif menyumbang $83 miliar. Dalam skenario yang lebih optimis, pendapatan dari berbagai pekerjaan dapat mencapai $1,4 triliun, dengan AI generatif menyumbang $300 miliar. Alat-alat AI seperti ChatGPT, DALL-E, dan GPT-4 telah muncul, memungkinkan karyawan untuk bekerja lebih efisien dan mengelola banyak pekerjaan. Industri seperti pemasaran afiliasi, e-commerce, pembuatan konten, bimbingan belajar, desain grafis dan web, pemrograman, dan layanan penyewaan dapat memperoleh manfaat dari AI generatif. Rata-rata pekerja multi-penghasilan yang menggunakan AI generatif menghasilkan $8,50 per jam, dibandingkan dengan $7 per jam tanpa teknologi tersebut. Secara keseluruhan, penelitian ini menyoroti potensi AI generatif untuk meningkatkan pendapatan dan memfasilitasi pertumbuhan multi-penghasilan.

Artikel lengkap

Tinggalkan Balasan