Nvidia, raksasa semikonduktor yang terkenal dengan chip yang digunakan dalam AI generatif, melaporkan pendapatan yang mengesankan yang melampaui ekspektasi Wall Street. Pendapatan kuartal pertama perusahaan mencapai $22,1 miliar, meningkat 265% dari tahun sebelumnya, sementara laba per saham yang disesuaikan naik 765%. Margin kotor juga terus meningkat, mencapai 76,7%. Prospek Nvidia di masa depan juga positif, dengan manajemen memperkirakan pendapatan sebesar $24 miliar untuk kuartal berikutnya. Para analis memuji kinerja perusahaan, dengan salah satunya menyebut CEO Jensen Huang sebagai “Godfather of AI”. Mereka percaya bahwa Nvidia berada di garis depan revolusi AI dan masih ada beberapa gelombang pertumbuhan yang akan datang. Meskipun menghadapi tantangan dari pembatasan di Tiongkok, bisnis Nvidia tetap kuat, dan sahamnya telah melonjak 40% tahun ini dan 1.585% selama lima tahun terakhir.
