Sebuah kelompok peretas bernama Anonymous Sudan, yang diyakini terkait dengan Rusia, telah mengaku bertanggung jawab atas serangan terhadap ChatGPT OpenAI. Kelompok ini menargetkan OpenAI karena diduga mendukung Israel. OpenAI melaporkan pemadaman berkala pada chatbot-nya, menghubungkannya dengan serangan penolakan layanan yang didistribusikan. ChatGPT adalah platform kecerdasan buatan yang banyak digunakan dengan sekitar 100 juta pengguna per minggu. Anonymous Sudan menampilkan dirinya sebagai kelompok hacktivist yang memperjuangkan Muslim yang tertindas secara global, tetapi para peneliti keamanan siber percaya bahwa kelompok ini terhubung dengan Rusia dan bertindak sesuai dengan kepentingan Kremlin. OpenAI belum mengidentifikasi sumber serangan tersebut, dan klaim yang dibuat oleh Anonymous Sudan tidak dapat diverifikasi secara independen. Masalah ini telah diselesaikan oleh OpenAI, yang mengalami tingkat kesalahan yang tinggi di seluruh perangkat lunak dan platform AI-nya. Anonymous Sudan memiliki sejarah dalam melakukan serangan DDoS tingkat tinggi, menargetkan berbagai organisasi termasuk Microsoft, NATO, dan perusahaan media. Sebelum konflik Israel-Hamas, kelompok ini mengaku bertanggung jawab atas serangan terhadap organisasi Israel, termasuk kantor berita, lembaga pemerintah, dan universitas.
