Protokol Perdagangan Universal Google Menandakan Akhir dari Belanja Berbasis Pencarian

Generate an illustration in a cheerful and vibrant style that depict Google's Universal Commerce Protocol. The image needs to visualize an infrastructure layer for AI-driven shopping. Showcase different elements like AI agents interacting seamlessly with various retailers and payment systems. The artwork should depict a foundational standard similar to TCP/IP for the internet and hint at the projection of rapid growth in agentic commerce by 2030. Please exclude any real-world retailers to maintain impartiality. The finished image should be in 3:2 aspect ratio.

Google sedang mengembangkan Universal Commerce Protocol (UCP), sebuah lapisan infrastruktur untuk belanja berbasis AI, dengan dukungan dari peritel besar seperti Walmart, Target, dan Shopify. Protokol ini bertujuan untuk menstandarkan seluruh proses transaksi e-commerce, mulai dari penemuan hingga pemenuhan, yang bertindak sebagai standar dasar yang mirip dengan TCP/IP untuk internet. UCP memungkinkan agen AI untuk berinteraksi secara mulus dengan pengecer dan sistem pembayaran menggunakan bahasa yang sama, menandakan pergeseran dari belanja berbasis pencarian tradisional. Peritel besar mendukung UCP Google karena memungkinkan mereka untuk mempertahankan kepemilikan hubungan dan data pelanggan, sambil mendapatkan akses ke distribusi yang dimediasi oleh agen tanpa membangun infrastruktur yang rumit. Shopping Graph Google yang sudah ada, sebuah grafik pengetahuan yang luas tentang hubungan perdagangan, dirancang untuk berintegrasi langsung dengan UCP, meningkatkan kemampuan AI untuk memahami dan menjalankan permintaan pembelian yang kompleks. Desain modular UCP dan arsitektur pembayaran yang fleksibel memungkinkan integrasi dan skalabilitas yang mudah, memungkinkan metode pembayaran baru untuk bergabung dengan ekosistem tanpa pembaruan protokol. Peluang pasar untuk perdagangan agen sangat besar, dengan proyeksi ratusan miliar dolar pada tahun 2030. Bisnis disarankan untuk menyusun data produk agar dapat ditemukan oleh AI, mempersiapkan model atribusi baru, dan memahami persyaratan keamanan. Sementara Amazon berfokus pada sistem kepemilikan, Google membangun lapisan infrastruktur penting untuk masa depan perdagangan, memposisikan diri untuk memiliki protokol yang memungkinkan transaksi yang dimediasi oleh agen berskala besar.

Artikel lengkap

Tinggalkan Balasan