TikTok dilaporkan sedang berupaya menambahkan avatar AI ke dalam platformnya untuk membuat iklan bersponsor, yang berpotensi bersaing dengan influencer manusia. Avatar AI ini akan dapat membaca skrip dari pengiklan atau penjual di TikTok Shop. Namun, tes awal menemukan bahwa avatar AI menarik lebih sedikit penjualan e-commerce daripada influencer manusia. Masih belum jelas bagaimana TikTok berencana untuk membagi uang sponsor antara influencer virtual dan kreator manusia, karena banyak kreator TikTok mengandalkan kesepakatan merek untuk mendapatkan penghasilan. Platform ini harus berhati-hati dalam menavigasi peluncuran fitur ini agar tidak mengasingkan basis penggunanya, terutama setelah meminta mereka untuk mengadvokasi pelarangan TikTok. Selain itu, TikTok sebelumnya telah bereksperimen dengan AI, termasuk fitur Song Generator dan melabeli filter dan efek dengan label AI. Terlepas dari perkembangan ini, TikTok belum mengomentari potensi penambahan avatar AI ke dalam platformnya.
