Google DeepMind Meluncurkan TxGemma: Memajukan Penemuan dan Pengembangan Obat Berbasis AI

Create an image in a 3:2 aspect ratio that positively and lightly illustrates Google DeepMind's launch of TxGemma, an initiative aimed at improving AI-driven drug discovery and clinical trials. The image needs to be in a friendly and contemporary cartoon style. Visualize elements like open AI models, large language models improving predictions, a family of models with different sizes and capacities, and an interactive component for researcher interactions. Also, show the integration of the Models into multi-step research workflows, all set within the setting of drug discovery and development research. Please do not include any explicit branding or logos.

Google DeepMind telah meluncurkan TxGemma, sebuah koleksi model AI terbuka yang bertujuan untuk meningkatkan penemuan obat dan prediksi uji klinis. Inisiatif ini dirancang untuk mengatasi sifat pengembangan obat yang lambat dan mahal, di mana 90% kandidat obat gagal melampaui uji coba fase 1. TxGemma menggunakan model bahasa besar (LLM) untuk meningkatkan prediksi di seluruh jalur penelitian, mulai dari mengidentifikasi target obat hingga menilai hasil klinis.

Rangkaian model ini mencakup tiga ukuran: parameter 2B, 9B, dan 27B, dengan versi Predict khusus untuk tugas-tugas seperti mengklasifikasikan sifat molekul dan memperkirakan afinitas pengikatan obat. Dalam tes tolok ukur, model 27B Predict unggul, mengungguli atau menyamai model khusus dalam 64 dari 66 tugas. TxGemma juga dilengkapi dengan komponen interaktif, TxGemma-Chat, yang memungkinkan para peneliti untuk mengajukan pertanyaan dan menerima penjelasan rinci tentang prediksi.

Untuk memenuhi kebutuhan penelitian yang spesifik, disediakan contoh yang dapat disesuaikan. Selain itu, Google DeepMind memperkenalkan Agentic-Tx, yang mengintegrasikan TxGemma ke dalam alur kerja penelitian multi-langkah, sehingga meningkatkan kemampuan penelitian. TxGemma kini dapat diakses di Vertex AI Model Garden dan Hugging Face, sehingga memungkinkan para peneliti untuk bereksperimen dan memberikan umpan balik.

Artikel lengkap

Tinggalkan Balasan