Generative AI diharapkan dapat meningkatkan pekerjaan di bidang STEM, kreatif, serta profesional bisnis dan hukum, dan bukannya menghilangkan pekerjaan. Namun, pekerjaan di bidang dukungan kantor, layanan pelanggan, dan layanan makanan kemungkinan akan terus menurun. Transisi menuju ekonomi nol-nol akan mengalihkan lapangan kerja dari minyak, gas, dan manufaktur otomotif ke industri hijau, yang akan menghasilkan keuntungan bersih yang tidak terlalu besar dalam pekerjaan. Layanan kesehatan dan transportasi juga diperkirakan akan mengalami peningkatan permintaan. Pekerja dengan upah rendah kemungkinan besar akan perlu berganti pekerjaan dan membutuhkan keterampilan tambahan. Pasar tenaga kerja telah menunjukkan kesediaan untuk mengubah jalur karier, dan pemberi kerja telah merekrut dari kelompok pelamar yang lebih luas. Pasar kerja di masa depan akan melihat pertumbuhan di bidang kesehatan, STEM, dan posisi manajerial, sementara peran dalam layanan pelanggan, dukungan kantor, dan layanan makanan mungkin menurun. AI generatif memiliki potensi untuk meningkatkan produktivitas tenaga kerja, tetapi para pekerja perlu mendapatkan kemahiran dengan alat ini. Perusahaan harus mempertimbangkan strategi perekrutan yang inovatif dan fokus pada pelatihan pekerja di tempat kerja. Pasar kerja juga harus memprioritaskan inklusivitas dan mengatasi hambatan seperti pengasuhan anak yang terjangkau. Untuk memenuhi permintaan yang terus meningkat akan pekerjaan pengasuhan anak, diperlukan peningkatan kualitas dari pekerjaan-pekerjaan ini.
