Para pemberi kerja semakin banyak mengadopsi alat perekrutan otomatis, sementara para pencari kerja memanfaatkan teknik bertenaga AI untuk meningkatkan peluang mereka mendapatkan pekerjaan. Sebuah laporan dari Business Insider menyoroti bahwa para pencari kerja menggunakan model bahasa yang besar dan teknologi speech-to-text untuk meningkatkan prospek pekerjaan mereka. Beberapa perusahaan rintisan sedang mengembangkan produk khusus untuk memenuhi pasar yang sedang berkembang ini. Generator teks seperti ChatGPT dapat membantu kandidat dalam menyusun resume, surat lamaran, dan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan lamaran dengan cepat. Selain itu, AI dapat memungkinkan pengganti atau sistem otomatis untuk mewakili pelamar dalam proses perekrutan.
