Paul Daugherty, CTO dari Accenture, menekankan pentingnya berinvestasi pada manusia, bukan hanya pada teknologi, dalam hal mengadaptasi bisnis dengan AI. Ia percaya bahwa bisnis harus fokus untuk membantu karyawan mereka beradaptasi dengan perubahan yang akan dibawa oleh AI ke tempat kerja. Daugherty menyatakan bahwa tidak ada tenaga kerja yang siap dengan AI yang dapat dipekerjakan di masa depan, sehingga sangat penting untuk mengembangkan tenaga kerja yang sudah ada. Pemikiran kritis, penalaran, dan pemecahan masalah disorot sebagai keterampilan utama bagi pekerja di era AI selama diskusi panel di konferensi Fortune Brainstorm AI. Daugherty menekankan perlunya petunjuk yang cerdas dan keterlibatan manusia dalam proses AI untuk memastikan penggunaan teknologi yang efektif. Ia mengakui bahwa konsolidasi pekerjaan akan terjadi seiring dengan meningkatnya adopsi AI, yang menyebabkan semakin sedikitnya jumlah orang yang dibutuhkan untuk tugas-tugas tertentu. Namun, ia menyatakan keprihatinannya terhadap pekerjaan mereka yang tidak akan menggunakan AI generatif. Konferensi Fortune Brainstorm AI membahas berbagai topik, termasuk krisis OpenAI, implikasi keuangan dari penggunaan AI, dan potensi bagi pelatih AI untuk menyerahkan esai kepada para guru.
