Microsoft kini menawarkan asisten virtual Copilot untuk bisnis kecil melalui aplikasi produktivitasnya. Langkah ini bertujuan untuk mengekspos lebih banyak pelanggan pada kecerdasan buatan generatif, khususnya chatbot ChatGPT dari OpenAI. Dengan memperluas akses, Microsoft berharap dapat menutupi biaya pembangunan infrastruktur pusat data untuk AI. Terlepas dari persaingan dari Amazon dan Google, investor yakin dengan kemampuan Microsoft untuk memanfaatkan permintaan AI generatif di berbagai sektor. CEO Microsoft Satya Nadella telah menekankan fokus perusahaan pada AI, dengan menyatakan bahwa mereka adalah perusahaan “Copilot.” Copilot pada awalnya tersedia untuk perusahaan besar dan lembaga pendidikan, tetapi sekarang bisnis kecil juga dapat berlangganan. Biayanya $30 per orang per bulan untuk maksimal 299 lisensi. Microsoft juga telah menghapus batas minimum 300 kursi untuk paket komersial dan memperluas penggunaan Copilot ke pelanggan Office 365 E3 atau E5. Sebelumnya, individu dapat mengakses Copilot secara gratis melalui pencarian Bing dan copilot.microsoft.com, tetapi sekarang dapat digunakan di Word, Excel, Outlook, dan aplikasi lain dengan biaya tambahan. Add-on Copilot Pro yang baru, dengan harga $20 per orang per bulan, menawarkan akses prioritas ke model-model terbaru dan kemampuan untuk beralih di antara model-model tersebut dan merancang chatbot khusus.
