Inflection AI, startup yang didirikan oleh salah satu pendiri DeepMind, Mustafa Suleyman dan salah satu pendiri LinkedIn, Reid Hoffman, telah meluncurkan chatbot AI Pi sebagai aplikasi khusus di Android. Langkah ini bertujuan untuk bersaing dengan ChatGPT milik OpenAI dan asisten AI lainnya seperti Grok dan Claude. Aplikasi Pi telah ditingkatkan dengan perubahan dalam branding dan estetika. Aplikasi ini tersedia di 35 negara dan menawarkan pengalaman yang mirip dengan versi iOS, memungkinkan pengguna untuk mengajukan pertanyaan dan menerima jawaban atau saran secara instan. Pi juga mendukung interaksi suara, dengan enam opsi suara yang tersedia. Inflection AI berencana untuk meningkatkan Pi dengan Inflection-2, yang akan memiliki kemampuan dan penalaran yang lebih baik. Tujuan dari Pi adalah untuk menyediakan pendamping yang berempati dan berguna, yang membedakannya dari asisten AI lainnya. Dengan diluncurkan di Android, Inflection AI bertujuan untuk menjangkau basis pengguna yang lebih besar. Namun, ia akan menghadapi persaingan dari ChatGPT, yang sudah memiliki basis pengguna hampir 200 juta. Pi juga bersaing dengan Bard, Claude, dan Grok.
